Selasa, 04 Desember 2012

Kecemburuanku

0


Dia benar-benar sempurna. Saat terbaring dengan mata terpejam, kecantikannya tak juga hilang. Bahkan kulitnya yang putih pucat tak mengurangi pesona yang hadir dari lekukan tipis senyum di bibirnya. Wajah tanpa dosa yang tak semestinya menghadirkan rasa cemburu.

Berulangkali kusadarkan diri, kehidupanku juga bahagia.

Tapi mengapa aku masih saja cemburu?

Seharusnya aku bersyukur, aku bukan dia yang berbalut kain kafan.

***


0 komentar:

Posting Komentar