![]() |
Semua hal yang dulu luar biasa,kini jadi biasa setelah melalui waktu bersama.Hal yang dulu kau nantikan dengan debar didada kini terasa hambar,kemana perginya getaran jantung penuh cinta yang membangunkanmu dari tidur semalam?
Gaduh gelisah yang memenuhi hari-harimu ketika tak ada kabar darinya kini serupa rasa lega. Terlepas dari gangguan,obrolan yang bagimu tak lagi berarti. Canda tawa yang dulu menghiasi setiap diskusi seperti beban yang menutupi rongga dada.
Kini dia adalah beban bagimu yang hendak kau hempaskan. Senyuman yang dulu kau puja kini tak lagi menenangkan. Batinmu gelisah. Kesempurnaan darinya yang dulu kau banggakan seolah lenyap dan menjadi aib untuk jadi bingkai penghias hidupmu.
Benarkah tak lagi ada rasa cinta ataukah telah ada rindu lain yang memenjarakan hatimu? Entahlah. Karena kini semua terasa bagai rutinitas yang membosankan bagimu. Tak lagi ada keindahan malam atau kehangatan siang yang menjadi puisi darimu untuknya. Tak lagi ada keindahan bunga yang mewakili pujianmu untuknya.
Kini semua telah hilang....
# Gorontalo, 31 Maret 2016 #
sumber gambar disini



0 komentar:
Posting Komentar