Menjadi puisi dengan kalimat-kalimat yang indah
Tahukah dirimu, bukan puisi itu yang membuatku bahagia
Namun semangatmu tuk memberikan hadiah puisi itu yang hadirkan haru dalam hatiku
Saat hujan, dirimu hadir menjemput dengan payung ditangan
Tahukah dirimu, bukan memayungiku yang membuatku senang namun kehadiranmu melindungiku hadirkan rasa nyaman dalam hatiku.
Namamu menghiasi doaku, menjadi teman hingga akhir usia
Indah sangat indah
Namun ketika kata maaf lebih banyak terlontar dari bibirmu
Ketika waktu berlalu tanpa dirimu dan aku hanya bisa berjalan sendirian
Ketika aku bahkan tak tahu dimana dirimu
Rasa itu perlahan menjauh berganti keraguan
Masih engkau seperti yang dulu?
Ketika rindu tertutupi enggan
Ketika ingatan bukan lagi tentangmu
Ketika hadirmu tak lagi dinanti
Ketika sentuhanmu tak lagi menggetarkan
Haruskah kita bertahan? Berjalan bersisian namun arah pandang berbeda?
Sepertinya hati kita pun telah berpisah


0 komentar:
Posting Komentar