Jumat, 21 Februari 2014

Musibah Hati & Hujan Rindu

0



 

Musibah Hati



Pertemuan denganmu sekejap kemudian hilang



Waktu berganti di musim yang sama



Hadirmu cairkan ingatan yang beku



Saat jarak memisahkan



Di antara sinyal yang tak bersahabat



Aku dalam gelisahku



Cemas dalam kesendirianku



Berkalung tanya apakah dirimu baik-baik saja?



Aku hanya bisa memelihara asa



Menyimpannya dalam hatiku



Mendekap rasa rindu



Rasa yang kuakui sebagai musibah



Mengalihkan pandangan kita dari ikatan suci



Aku yang berdua, merasa sendiri dan kesepian



Dirimu yang perhatian, namun dirinya tak paham



Mencari cela dan celah untuk berlari darimu



Takdir mempertemukan kita



Musibah hati yang berakhir cinta



Melepaskan ikatan karena rasa melebihi logika



Aku tak ingin menunggu lagi



Logikaku membenarkan rasaku padamu



Disana kini hatiku berlabuh



 



 



======================================================================



 

Hujan Rindu



Matahari seraplah airmataku



Hantarkan pada awan lalu bersembunyilah sejenak



Ijinkan awan menjadi mendung lalu leluasa memeluk langit



Meluruhkan tetesan air mataku



Menebarnya ke seluruh penjuru



Walau dia tak tahu



Cukuplah rinduku membasahi rumahnya

0 komentar:

Posting Komentar