Tak usah menanti hujan dari langit
Semua telah menggenang di mataku
Kini tawamu adalah tangisku
Semoga kelak diamku bukanlah tangismu
Tak ada sapa, hening
Hampa di ruang mimpi kita
Sepi sangat sepi
Dirimu takkan bisa melukisnya
Ketika perjalanan itu benar-benar
berakhir
Tersenyumlah, namun sisakan sedikit
tangis untukku
Agar aku tahu, kehilanganku hadirkan
pedih
Suatu ketika, di suatu kota penuh
kenangan
Pada hati yang terbelah
Ada kisah yang terhenti


0 komentar:
Posting Komentar