Asih
terus memandangi kelender yang kini telah penuh dengan bulatan-bulatan
spidol warna merah. Dia merasa puas dengan jadwal yang telah tersusun
dengan rapi. Sekarang hatinya kian mantap untuk meramaikan ultah Rangkat
nanti.
Segala persiapan telah beres. Bingkisan juga telah terbungkus rapi meski hari H masih jauh.
“ Itu bulatan apa, mbak Asih?” tanya Acik tiba-tiba muncul disamping Asih tanpa ada hembusan angin.
“ Akh kamu, Cik. Bikin kaget mbak saja.Ini tanda kalo hari itu mbak ada kesibukan.”
“ Oh, begitu. Trus yang gak ada bulatannya?”
“ Itu hari libur, mbak. Jadi mbak bisa ikut ultah Rangkat di Bogor.”
Acik seolah baru sadar. Dia berteriak histeris dan memandang kakaknya.
“ Artinya kita bisa kopdarrrrrrrrrr....lalalalalalalalalala.”
Mereka saling bergandengan tangan lalu bernyanyi penuh kegembiraan.
Pagi
hari saat melintas di depan kalender, Asih terlonjak kaget. Tanggal di
kalender yang kemarin tidak ada bulatan, sekarang penuh dengan bulatan
warna hitam tebal.
“ Siapa yang mencoretnya?” Asih bengong menatap kalender.
“
Oh, itu. Mas yang lingkarin karena hari itu, kita ke kampung. Ada
keluarga yang nikah. Mas baru tahu tadi malam.” Sahut Bocing yang muncul
dari kamar mandi.
“ Tapi mas, gimana dengan ultah Rangkat? “ tanya Asih cemas.
“ Mau bagaimana lagi,sayang. Kita nggak mungkin nggak hadir di acara keluarga.”
Asih terdiam sedih. Dia menatap kalender padahal
pikirannya menerawang jauh ke Jakarta. Tempat yang belum pernah dia
kunjungi. Sekarang setelah kesempatan itu ada, dia tetap tidak bisa
pergi. Karena larut dalam lamunan, Asih tidak melihat Bocing yang
mendekatinya dari arah belakang. Perlahan-lahan Bocing mengulurkan
tangannya yang sedang memegang sebuah amplop putih melewati bahu Asih.
Asih tidak bergeming. Dia masih shock dengan kabar yang baru saja disampaikan Bocing.
“ Buka amplop ini. Kamu pasti senang kalau tahu apa isinya.”
Ucapan
Bocing membuat Asih penasaran. Dia mengambil amplop itu lalu
mengeluarkan isinya. Selembar kertas putih terbuka lebar didepan matanya
yang membulat karena terkejut bercampur gembira. Asih tidak menyangka
akan mendapat kejutan dari Bocing. Kopdar Ultah Rangkat nanti semoga
tidak ada halangan. Semua akan jadi hari yang sempurna karena kertas itu
bertuliskan..
Batavia Air, penerbangan tanggal 20 oktober 2011 tujuan Jakarta. Nama mereka bertiga tertulis di kertas itu. ***
0 komentar:
Posting Komentar