Senin, 27 Februari 2012

Pilihan Hati

0


Sebenarnya engkau bukanlah pilihan hatiku

Namun setiap kali ku buka mataku

Hanya engkau yang selalu menatapku

Setiap kali ku buka pintu rumahku

Hanya engkau yang berdiri di bawah pohon jambu

Berdiri terpaku dengan tatapan bisu

Entah apa yang membuatmu setegar batu

Hingga menghilangkan rasa malu

Kata-kataku setajam sembilu

Namun kau tak jua berlalu

Malah mengirim senandung rindu

Yang membuatku berbalik rindu

Apa dayaku

Aku tak kuasa menolakmu

Segeralah datang untuk melamarku

Kan kusiapkan pelaminan biru

Tempat kita mengikat janji satu

Di depan penghulu


———————–

0 komentar:

Posting Komentar