Harusnya kubiarkan semilir angin itu
Membelai-belai wajahku
Mengayunkan rambutku yang terurai
Menyayikan lagu indah ditelingaku
Harusnya kubiarkan saja diriku tertidur
Dalam belaian sayangnya
Tak perlu kuterbangkan rasa ikut bersamanya
Harusnya kudengarkan nyanyian hati
Yang teramat menyayangiku
Yang menyanyikan senandung pesan alam
Dalam setiap baitnya
Sayang, aku terbuai rasa
Melangkah laksana angin menuju nirwana
Saat terjaga ku hanya insan biasa
Yang tak sempurna raga namun terlalu merasa
Harusnya tak kudengarkan semilir angin
Yang terkadang berubah arah……
0 komentar:
Posting Komentar