Pada dahan ranting yang bergoyang
kudengar suara menyesakkan rongga dada
Pun ketika burung-burung hinggap dan berkicau
Suara nyanyian itu kian pilu
Angin menyapa getarkan sukma
Hanya sesaat menepi lalu sepi
Seperti deru yang menghilang
Di antara langit yang menghitam
Menanti jejak pada sungai yang menganak
Pelupuk mata kini berhias derai tak berujung
Dan akupun hanya membisu
# Gorontalo, 27 Maret 2016 #



0 komentar:
Posting Komentar