Asih sejak tadi berdiri mematung di
depan pintu. Tatapannya sendu seperti mendung yang baru saja hadir
mengganti lukisan cerah di langit Desa Rangkat.
“Dhenok rindu pada Abi?” suara mama Enggar tiba-tiba.
Wanita itu menyentuh lembut bahu menantunya.
“Iya, ma.” Jawab Asih kemudian menghela nafas.
““Sabarlah sayang. Semua akan indah pada
waktunya. Kepergian Abi untuk menunaikan tugas mulia. Insya Allah,
kalian akan mendapatkan berkah yang lebih banyak lagi dari Allah.”
Ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Dia juga sangat merindukan Abi, putranya. Rangkat Cinta Sederhana telah menjelma nyata membingkai hati kedua wanita itu menjadi lebih tegar dan sabar menjalani kehidupan di Desa Rangkat.
*****
Fiksi bertema cinta dalam rangka jelang perayaan dua tahun berdirinya Komunitas Desa Rangkat. #RangkatCintaSederhana# adalah tema yang diusung dalam perayaan HUT ke-2 Komunitas Desa Rangkat pada 19~21 Oktober nanti yang akan dirayakan di kota Bandung.
0 komentar:
Posting Komentar