“Bangun!” Teriakan yang menyadarkanku dari lamunan masa silam. Petugas
menyorongkan piring berisi makanan padaku. Aku menatap tak berselera
makanan itu. Hampir setahun aku di sini, namun ayah dan ibu tak juga
datang berkunjung.
“ Belum ada yang menjengukku, bu?” tanyaku pada petugas itu. Dia tidak
menanggapi, mungkin bosan karena aku terus mengajukan pertanyaan yang
sama setiap hari.
“ Hari ini tanggal berapa, bu?” tanyaku lagi.
“ 27 Desember.” Jawabnya.
Aku menjauh dari terali besi. Merapatkan diri di tembok sambil memeluk
lututku. Orang tuaku telah lupa padaku. Mereka malu memiliki anak yang
selalu saja membuat petaka bagi mereka.
“ Ayah dan ibu, tidakkah kalian ingat hari ini ulang tahunku. Anakmu Ruri hari ini ulang tahun, mengapa kalian lupa?”
0 komentar:
Posting Komentar