Kau ada didepanku namun aku tak mengenalmu lagi.
Akukah yang berubah? sehingga seulas senyumpun enggan kau berikan?
Kita dalam ruang yang menyatu namun banyak pintu dan celah untuk berlalu
Hilang tanpa bunyi derit pintu
Tak meninggalkan bekas tapak rindu
Hadirmu tak terlihat
Tawaku tak terdengar olehmu
Kita seperti bayang-bayang yang hanya bermain melalui angin yang berhembus
Seperti busa dilautan yang hilang bersama ombak
Sekarang aku ingin merengkuhmu, meraih tanganmu
Memenjarakan hatimu, agar kau tahu aku ada bukan hanya bayangan
Biar hatimu terjaga dan menyadari
Aku juga butuh cinta bukan hanya pemilik namamu saja.
0 komentar:
Posting Komentar