ilustrasi/admin(shutterstock.com)
Judul postingan di atas terinspirasi dari kejadian yang baru saja di alami salah satu saudara saya. Tagihan listrik di rumahnya sangat melonjak tajam. Dari setiap bulan yang hanya kisaran Rp. 150.000, tiba-tiba bulan ini naik hingga Rp. 600.000,- Peningkatan yang membuat panik saudara saya. Kami berusaha membuatnya tenang dan tidak panik meski dalam hati juga was-was. Semoga ini hanya kesalahan dari pihak PLN bukan kenyataan sebenarnya yang membuat saudara saya harus membayar dengan jumlah sesuai rekening bulan ini.
Kejadian ini bukan pertama kali kami alami. Beberapa tetangga kami juga pernah mengalami hal yang sama. Di waktu yang lalu di rumah kami, pernah juga ada kesalahan dalam tagihan rekening bulanan. Ada perbedaan angka pemakaian di rekening dengan angka di meteran yang terpasang di rumah. Namun setelah konfirmasi ke pihak PLN dan juga mendapat pengecekan langsung dari petugasnya, kami kemudian di beri kebijakan dengan tidak membayar selama beberapa bulan hingga angka di meteran sesuai dengan angka pemakaian listrik di rekening tagihan.
Kembali ke permasalahan yang di alami saudara saya. Sesuai saran kami, dia akhirnya datang ke PLN dengan membawa bukti rekening beberapa bulan sebelumnya untuk di jadikan pembanding. Dia juga mengecek angka di meteran listrik agar petugas PLN mengetahui posisi terakhir meteran. Ternyata tidak ada kesalahan yang di lakukan pihak PLN. Tagihan yang tertera dalam rekening adalah benar demikian. Saudara saya kemudian mendapat penjelasan mengapa terjadi lonjakan pembayaran bulan ini. Dia juga mendapat petunjuk cara menghitung pemakaian listrik setiap bulannya.
Idealnya, petugas pencatat meteran berkunjung setiap bulan. Namun terkadang mereka hanya mereka-reka berdasarkan pemakaian setiap bulan yang telah mereka catat. Hingga tagihan yang datang ke rumah pelanggan tidak jauh berbeda setiap bulannya. Ternyata setelah beberapa bulan berlangsung, petugasnya datang mengecek dan mencatat. Saat itulah baru di akumulasi kelebihan pemakaian dan kekurangan yang harus di bayar oleh pelanggan.
Karena tagihan rekening sesuai dengan meteran, saudara saya akhirnya membayar. Tentu saja dengan rasa kecewa karena terpaksa harus mengeluarkan biaya yang tidak pernah dia perkirakan. Belajar dari kejadian ini hendaknya para pelanggan PLN harus bisa menghitung pemakaian mereka sendiri. Agar jika tagihan datang mereka bisa mengoreksi jika terjadi kesalahan. Bukan malah senang jika tagihan rekening sedikit padahal peralatan elektronik dan perabotan rumah tangga yang menggunakan listrik sangat banyak. Meski terlambat, tagihan rekening susulan pasti akan datang. Lebih baik siaga sebelum mengalami kejadian yang mengagetkan.
*******


0 komentar:
Posting Komentar