Hemat pangkal kaya. Kita sudah sering mendengar slogan seperti ini. Memikirkan dengan seksama sebelum kita melakukan suatu tindakan yang berhubungan dengan uang.Tentu semua orang ingin hidupnya kaya dan bahagia. Untuk mencapai semua itu tentu tidak mudah, ada yang mendapatkan dengan mudah karena sudah warisan orang tua yang kaya dari sononya, ada juga yang harus bekerja keras. Intinya bukan mengejar untuk menjadi kaya, tapi bagaimana kita mengatur hidup kita sehingga pengeluaran tidak lebih besar dari pemasukan. Kalau kemudian kita menjadi kaya, itu hal yang patut untuk di syukuri.
Mungkin inilah yang ingin diterapkan Bintang, seorang anak kecil kelas satu SD. Dia rajin mengunjungi tempat permainan Playstation. Penjaga Playstation juga sudah mengenal dengan baik dan paham betul karakter Bintang. Seperti biasa dia muncul sambil tersenyum dengan masih berseragam sekolah.
” Main, mbak. Seribu. Kembaliannya..” ucapnya sambil tetap tersenyum.
Dia menyerahkan uang lembaran sepuluh ribu. Ririn, penjaga plasytation menerimanya dengan tersenyum juga.
” Kog, cuma seribu. Dua ribu ya, biar genap satu jam mainnya..” bujuk Ririn sambil membuka laci untuk mengambil uang kembalian.
” Nggak, ahk. Seribu saja. Menghemat…” katanya dengan mantap.
” Nanti pasti nambah lagi…” Ririn masih terus membujuk.
” Ya, wes nanti aja di lihat….”
Bintang kemudian duduk di depan TV. Beberapa waktu kemudian dia asyik bermain game. Ririn hanya melihatnya sambil tersenyum. Dia yakin sebentar lagi Bintang akan menambah waktu karena kebiasaannya memang seperti itu. Makanya Ririn suka memakai istilah untuk anak-anak lain yang jika main seribu tapi nambah-nambah terus dengan istilah ” nanti kamu seperti Bintang, seribu kali banyak..”
Benar saja. Setelah tiga puluh menit. Bintang kemudian mendatangi Ririn.
” Mbak, nambah seribu…” ucapnya sambil menyerahkan uang seribu.
” Lho, kog cuma seribu. Memang kamu cuma mau main seribu?” tanya Ririn.
” Iya, mbak. Seribu saja. Menghemat. Nanti duitku habis…” katanya sambil memegang erat uang yang berada ditangannya. Bintang kemudian melanjutkan permainan gamenya. Tapi dia terus menambah waktu hingga biaya untuk main playstation totalnya sepuluh ribu. Sama dengan jumlah uang yang dia bawa. Setelah duitnya habis dia kemudian pulang. Walau sudah menghabiskan uang untuk main playstation, malam harinya pasti bintang datang lagi untuk bermain playstation. Dan seperti biasa dia akan mengatakan bermain seribu untuk penghematan. Seribu kali banyak.
Bintang mungkin paham dengan istilah menghemat tapi dia tidak paham cara menerapkan dalam kenyataan. Antara ucapan dengan tindakan yang dilakukannya sangat jauh berbeda. Apakah kita termasuk ke dalam tipe hemat ala Bintang ?
0 komentar:
Posting Komentar