“ Aku tetap akan nikah dengan Kembang!” Kang Inin begitu semangat memanaskan hati mas Reporter.
“ Tidak boleh! Kembang selamanya menjadi milikku!” balas mas Reporter.
”Kembang Forever!!! Teriak kang Inin tak mau kalah.
“ Kembang milikku!!!!! Mas Reporter makin sengit.
“ Ehm!!! Ada apa kalian memanggil-manggil nama Kembang?!?!”
Tiba-tiba mas Hans dan Kembang telah berada di dekat mereka.
“ Eh, Aa Kades, neng Kembang…”
Perasaan kang Inin dan mas Reporter mulai tidak nyaman.
“ Neng Kembang dari mana? Kok bareng Aa Kades?” tanya kang Inin.
“ Habis ngukur kebaya untuk persiapan jadi ibu kades nanti.” Mas Hans mendahului Kembang menjawab.
==========
0 komentar:
Posting Komentar